Namanya Corona. Kemampuannya Mengguncang Dunia

Virus Corona. Gejala dan Cara Pencegahannya



Covid 19 adalah nama lain coronavirus. Virus yang berasal dari Wuhan,Cina ini menggemparkan seluruh dunia. Dan telah menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia. Virus yang disebarkan melalui hewan ini dapat menular ke manusia. Menginfeksi sistem kekebalan tubuh manusia dan merusak sistem kerja paru-paru. Gejalanya hanya seperti flu biasa yaitu deman, batuk, sakit tenggorokan, lemas/letih dan gejala ini dapat berlangsung selama 2-14 hari.

        Sejak pertama kali diidentifikasi pada bulan Desember 2019, virus corona telah berevolusi sehingga penyebarannya menjadi lebih cepat. Yang ditakutkan kasus terjangkit virus ini akan semakin cepat dan semakin luas. Dilansir dari WHO (World Health Organization), sampai sekarang baik pihak Cina atau negara-negara lain yang sudah dikonfirmasi terjangkit virus ini belum menemukan vaksin untun menyembuhkan atau memusnahkan virus mematikan corona. Untuk saat ini, penanganan yang bisa diberikan oleh pihak medis terhadap korban-korban yang terjangkit penyakit ini adalah penanganan medis penerapan sistem isolasi terhadap kepada korban yang terjangkit. Virus corona dipercaya pertama kali muncul di akhir tahun lalu di sebuah pasar makanan di Wuhan yang ditelaah dikatakan secara ilegal menjual satwa liar. Diduga virus ini bisa menular ke manusia berasal dari ular dan kelelawar. Kedua jenis binatang ini biasa dijual di Pasar Makanan Laut Huanan untuk dikonsumsi.

Cara pencegahannya adalah dengan rajin cuci tangan, jaga jarak(social distancing dan physical distancing), menggunakan masker jika sakit, dll. Penyakit ini sangat perlu diwaspadai dan tidak boleh dianggap sepele, karena hingga saat ini telah memakan ratusan ribu orang penderita. Pemerintah Indonesia menegaskan dunia kini tidak lagi memberikan kemudahan untuk pergerakan dari satu negara ke negara lain, menyusul pernyataan WHO yang menyatakan wabah corona sebagai pandemi global. Bertambahnya kasus covid19 di Asia Tenggara yang telah terkonfimasi dan berkembang dengan cepat dan pesat membuat WHO gencar dan tanggap dalam menghimbau dan meningkatkan upaya pencegahan covid19 ini. Dan perlunya penindak lanjutan dalam menangani covid19.
WHO menilai bahwa covid19 harus dengan sigap diatasi penyebarannya dan pencegahannya. Caranya dengan mengisolasi pasien yang telah terinfeksi, melakukan tes rapid dan merawat serta melacak orang yang kontak langsung dengan penderita.WHO juga menekankan bahwa pentingnya menjaga kebersihan, karena disaat menjaga kebersihan diri sendiri dan keluarga akan terlindungi dengan baik. Dan perilaku hidup sehat, social distancing dan physical distancing jika dilakukan dengan baik dan sesuai anjuran sudah berpotensi mengurangi pencegahan penularan. Perlunya fasilitas kesehatan dan rumah sakit guna menghindari kekurangan dan penumpukan pasien. WHO menghimbau untuk melakukan karantina mandiri untuk mnegurangi penyebaran virus.

Dari hal tersebut bahwa perlu adanya kewaspadaan dari tenaga medis, yakni :

1.  Hindari kontak atau jaga jarak dengan penderita ISPA, agar tidak tertular.
2.  Gunakan alat pelindung diri, agar tidak melakukan kontak langsung dengan pasien                                 penderita penyakit.
3.  Sering mencuci tangan memakai sabun, terlebih setelah kontak langsung dengan orang                          sakit.
4.  Ingatkan kepada orang dengan gejala ISPA, untuk menerapkan etika batuk, yakni jaga jarak                     dengan orang, menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin

Imbauan di atas khusus untuk petugas kesehatan agar selalu menjaga dirinya, tidak hanya menjaga kesehatan orang lain saja. Jadi fasilitas pelayanan kesehatan meningkatkan kewaspadaan, standar praktik pengawasan dan pencegahan infeksi. Karena tanpa tenaga medis yang sedang berjuang di garda terdepan indonesia akan punah.



Komentar

Postingan Populer