Hi! The day, Its My Birthday
Tapi satu hal yang kurasa, aku tidak mengerti bagaimana rasanya hari ini. Bisa dibilang hampa, ya! kosong. Aku tidak tahu apa yang hilang, tapi rasa excited ku akan hari ulang tahun ku sendiri itu tidak ada. Namun aku masih beruntung, keluarga ku masih ingat dengan hari lahirku, sudah sangat cukup. Bahkan lebih dari cukup ketika orang tua hingga adik mengingatku.
Tapi jauh di lubuk hati, ada rasa sakit. Aku juga tidak tahu itu apa, kekosangan dalam diriku yang bahkan aku tidak paham perihal diri sendiri. Satu yang kusadari adalah di umur yang sudah matang seharusnya aku bisa berpikir lebih keras dan memiliki pencapaian hebat. Ya, aku rasa itu yang menganggu pikiranku sehingga hari ulang tahun ini terasa biasa saja.
Aku berterima kasih kepada Tuhan telah memberikan aku umur sampai saat ini, aku berterima kasih kepada orang yang sayang kepadaku. Tapi terkadang aku lupa berterima kasih kepada diri sendiri. Seperti yang kubilang, bahwa rasa hampa ku bisa disebabkan karena pemikiran-pemikiran kotor terhadap diriku. Pemikiran yang menjelekkan diri sendiri, kenapa aku melakukan itu? kenapa haris aku?kenapa aku malah menghina diri sendiri? kenapa aku malah tidak bersyukur atas kemampuan dan pencapaianku saat ini? kenapa aku marah terhadap diriku? pertanyaan demi pertanyaan yang terlintas membuatku menyadari bahwa sebenarnya aku kurang bersyukur, Aku selalu berterima kasih tapi aku lupa bagaimana harus menerima yang sudah menjadi takdir dan jalanku.
Mulai hari ini, aku ANN. Ingin berterima kasih kepada Ann yang sudah berjuang keras, ingin berterima kasih kepada Ann karena masih terus mau bertahan. Demi orang tua, keluarga dan diri sendiri aku akan terus berusaha. Aku tidak ingin menjadi takut, aku tidak ingin menjadi lemah, aku tidak ingin menjadi pemarah akan keadaan dan tidak ingin menjadi pemalas karena tidak bergerak.
Oh iya, satu hal yang kusadari juga. Sepertinya, aku mulai kehilangan sosok 'teman'. Bisa jadi mereka sibuk atau memang lupa. Aku tidak apa, tapi ternyata akan ada fase di mana aku harus sendirian lagi. Ya, sejauh ini aku sudah cukup berterima kasih kepada teman-temanku yang masih mau menemaniku dan menerima diriku. Walaupun mereka lupa akan ulang tahun ku, aku akan terus ingat ulang tahun teman-temanku. Hidup memang selalu begini bukan? akan ada fase di mana kamu melupakan sesuatu dalam hidupmu. Roda juga berputar, kehidupan cepat berlalu. Jadi untuk apa bersedih. Karena aku punya diri sendiri dan keluarga. Itu sudah sangat berarti bagiku.
Semoga tahun-tahun selanjutnya aku masih diberikan kesempatan merasakan hari lahirku (ulang tahun) bersama dengan orang tua, adik, rekan dan keluarga yang lengkap, utuh serta sehat.
Sebelum waktu ulang tahunku habis, aku ingin berdoa akan segala permohonan. Ada satu permintaan besarku pada Tuhan. Pada hari bahagiaku ini, aku meminta permohonan kepada Tuhan. Tolong jaga mereka untukku Tuhan. Tolong. Terima kasih!
29/09/24
Ann's day (23:10)
Komentar
Posting Komentar